You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah Tumpukan Sampah
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Petugas PPSU Siaga di Bantaran Rel KA Tanjung Priok

Sebanyak 45 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Tanjung Priok disiagakan di sepanjang bantaran rel kereta api (KA) yang melintas di wilayah tersebut. Penempatan para petugas ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah, khususnya di bantaran rel.   

Untuk mencegah sampah kembali menumpuk, kami siagakan 45 petugas PPSU di bantaran rel KA Tanjung Priok

"Untuk mencegah sampah kembali menumpuk, kami siagakan 45 petugas PPSU di bantaran rel KA Tanjung Priok," ujar Ma'mun, Lurah Tanjung Priok, Selasa (13/10).

Langkah prefentif lain juga akan dilakukan pihaknya. Yakni, dengan memasang sejumlah spanduk bertuliskan, 'Dilarang Membuang Sampah Sembarangan'.

40 Petugas PPSU Keruk Saluran di Tanah Sereal

"Kami berharap kesadaran warga juga meningkat sehingga tak lagi sembarangan membuang sampah," katanya.

Sebelumnya, pada Minggu (11/10) dan Senin (12/10), aparatur Pemkot Administrasi Jakarta Utara telah menggelar kerja bakti membersihkan sampah di sepanjang rel KA Tanjung Priok tepatnya di Jalan A2, Tanjung Priok. Dari kawasan itu, petugas mengangkut sebanyak 18 ton sampah yang kemudian diangkut menggunakan truk ke TPST Bantar Gebang, Bekasi.

‎‎

‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3592 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati